disorientasi spasial


disorientasi spasial

Keadaan kebingungan karena menyesatkan informasi yang dikirim ke otak dari berbagai organ sensorik, mengakibatkan kurangnya kesadaran dari posisi pesawat sehubungan dengan titik acuan tertentu.

Disorientasi spasial dan kebingungan sensorik adalah jarang dilakukan pilot tetapi menjadi alasan yang nyata untuk kecelakaan pesawat terbang (87 % disebabkan human eror)Juga fakta bahwa Segitiga Bermuda menjadi daerah yang ramai lalu lintasnya, daripada di daerah lain, menyebabkan kecelakaan lebih banya terjadi.

Kesalahan manusia kemungkinan besar nomor satu yang menjadi penyebab kematian di bermuda tapi ada sesuatu yang lebih besar benar-benar penyebab dari segala spekulasi.

Disorientasi pemikiran sering kita jumpai di lingkungan kita sehari hari, namun tahukah anda bahwa disorientasi pemikiran adalah salah satu ciri gangguan kejiwaan?Sebelum kita membahas secara lebih detail mengenai disorientasi pemikiran merupakan salah satu ciri gangguan jiwa ada baiknya kita membahas arti atau definisi dari disorientasi terlebih dahulu :

Arti disorientasi menurut kamus adalah :

  1. kekacauan kiblat; kesamaran arah: — pandangan akan timbul apabila terdapat kesenjangan antara organisasi sosial dan sistem nilai kebudayaan;
  2.  kehilangan daya untuk mengenal lingkungan, terutama yg berkenaan dengan waktu, tempat dan orang

Disorientasi berasal dari dua kata yaitu dis yang berarti adanya masalah, gangguan, atau kegagalan dan orientasi. Orientasi sendiri bisa kita lihat dalam kamus inggris : Orientation is a function of the mind involving awareness of three dimensions: time, place and person. Dimensi itu bisa saja bertambah panjang dan komplek. Sedangkan kegagalan atau masalah itu bisa bersifat partial, spatial maupun total.

Orang sering menghubungkan disorientasi ini dengan “kebingungan”. Kebingungan adalah gejala, dan dapat berkisar dari ringan sampai parah. Seseorang yang bingung mungkin mengalami kesulitan memecahkan masalah. Gampang mengantuk, hiperaktif, atau cemas adalah tanda-tanda awal. Pada kasus yang parah, orang mungkin memiliki halusinasi, perasaan paranoia, dan keadaan delirium (mengigau).

Kebingungan tingkat patologis biasanya mengacu pada kehilangan orientasi (kemampuan untuk menempatkan diri dengan benar di dunia dengan waktu, lokasi, dan identitas pribadi) dan sering mengganggu memori (kemampuan untuk benar mengingat peristiwa-peristiwa sebelumnya atau belajar pada sesuatu atau materi yang baru). Kebingungan seperti itu tidak sama dengan ketidakmampuan untuk memusatkan perhatian.

Apa makna disorientasi dan kebingungan itu bagi kita?. Bagi seorang pengajar, kata orientasi dan disorientasi memiliki makna tersendiri. Penting karena terkait dengan bentuk tanggung jawab profesi dan sosial kita sebagai akademisi. Mahasiswa adalah mitra kita dan kita harus meyakini bahwa apa yang telah, sedang dan akan kita kerjakan bermanfaat bagi mereka. Benang merah antara orientasi/disorientasi dengan tanggungjawab kita sebagai seorang pengajar jelas ada dan hubungannya erat karena terkait dengan output dan outcome.

Disorientasi adalah salah satu “penyakit” yang sadar atau tidak sadar sering menghinggapi kita. Disorientasi tak hanya terjadi karena kepikunan semata-mata atau karena kita bingung mau apa dan mengerjakan apa. Banyak orang yang neuronnya masih bagus juga dapat mengalami kejadian tersebut.

Definisi dari Gangguan Jiwa:

Gangguan jiwa yang dimaksud di sini bukanlah dalam arti pengertian seperti  masyarakat awam katakan sebagai edangendeng dan sejenisnya. Tetapi berupa kesepakatan oleh para ahli yang sudah menekuni dari sisi teori dan praktikalnya sehingga setiap istilah yang digunakan adalah istilah yang memang mengandung arti yang sudah diketahui di kalangan para ahli dan sudah merupakan istilah yang dipikirkan masak-masak.

Gangguan jiwa merupakan suatu kondisi di mana keberlangsungan fungsi mental menjadi tidak normal baik kapasitasnya maupun keakuratannya.

Definisi lain tentang apa itu gangguan jiwa adalah dengan membandingkan dengan definisi kesehatan mental WHO ” Mental health is a state of complete physical, mental and social well-being, and not merely the absence of disease”  (WHO, 2012)” Kurang lebih terjemahan bebasnya adalah : “ Kesehatan mental adalah suatu keadaan lengkap secara fisik, mental, dan kesejahteraan-sosial, dan tidak semata-mata ketiadaan suatu penyakit”.

Di sebagian kalangan istilah-istilah yang berkaitan dengan istilah gangguan jiwa berbeda penggunaannya disesuaikan dengan gejala yang muncul. Istilah tersebut misalnya sakit mental, gangguan mental dan gangguan mental berat, atau hanyalah masalah kesehatan mental. Jika dirujuk dari bahasa Inggris maka serious mental illness pasti lebih berat daripada mental ilness, sedangkan mental disorder mencakup arti yang luas dan tidak terlalu menunjuk pada berat atau ringannya gejala.

Kalau kita telaah dan pelajari definis dari disorientasi dan gangguan kejiwaan maka kita dapat simpulkan sebagai berikut :

  1. Disorientasi pemikiran menyebabkan seseorang tidak dapat menempati diri dengan benar di dunia dengan waktu, lokasi, dan identitas pribadinya.
  2. Gangguan jiwa merupakan gangguan kesehatan dalam keadaan lengkap secara fisik, mental, dan kesejahteraan-sosial.

Ketika seseorang dikatakan disorientasi pemikiran dimana mereka tidak dapat berpikir dan menempatkan diri dengan benar dengan waktu, lokasi dan siapa dirinya. Orang tersebut bisa dikategorikan mengalami gangguan kesehatan baik secara fisik, mental dan sosial. Dengan kata lain orang yang mengalami disorientasi pemikiran memiliki  salah satu ciri orang yang mulai mengalami gangguan jiwa.

Lantas bagaimana kita mengenali seseorang dikatakan hanya disorientasi pemikiran saja atau telah mengalami gangguan jiwa?

Mungkin secara awam kita tidak bisa membedakan mana orang yang hanya mengalami disorientasi pemikiran saja dan yang sudah mengalami gangguan jiwa. Ahli Jiwa atau psikiater atau orang yang telah berpengalaman menangani kasus-kasus kejiwaan yang mungkin dapat menilai bahwa orang yang mengalami disorientasi pemikiran tersebut sudah pada tahap mengalami gangguan jiwa. Apabila orang tersebut sudah pada tahap gangguan jiwa hal ini sudah sangat mengkhawatirkan, bila tidak di berikan penanganan dan pengobatan serius tidak menutup kemungkinan akan bertambah parah dan menjadi orang gila.

Dalam kehidupan sehari-hari, tubuh kita bergantung pada beberapa indera/sensor untuk mengetahui orientasi kita terhadap ruang. Misalnya kita berdiri tegak di sebuah ruangan, maka mata, telinga, hidung, kulit dan otot serta organ keseimbangan “vestibular” di dalam telinga kita memberi persepsi orientasi tubuh ke otak.
Biasanya organ visual/ mata adalah indera utama pada penerbang. Sedangkan indera dari organ vestibular (yang ada dalam telinga) dan somatic (kulit dan sendi) adalah indera kedua yang memberi informasi.
Jadi ada 3 sistem utama yang menterjemahkan orientasi posisi dan arah tubuh kita:
Vestibular system — organ yang ada di dalam telinga yang mendeteksi keseimbangan.
Somatosensory system — syaraf di kulit, otot dan sendi untuk merasakan posisi berdasarkan gravitasi, rasa dan suara.
Visual system  mata.
Sistem vestibular di telinga dalam memungkinkan penerbang untuk merasakan gerakan dan menentukan orientasi di lingkungan sekitarnya. Di dalam kedua telinga bagian dalam kiri dan kanan, tiga saluran setengah lingkaran (semi circular canals) berada pada sudut tegak lurus satu sama lain.

Setiap kanal berisi cairan dan memiliki bagian yang penuh dengan bulu-bulu halus. Gerakan percepatan ke arah manapun yang diterima tubuh manusia menyebabkan cairan mengalir dan bulu-bulu halus ini berbelok/bergerak, yang pada gilirannya merangsang impuls saraf, mengirimkan pesan ke otak. Saraf vestibular mengirimkan impuls dari utrikulus, saccule, dan saluran setengah lingkaran ke otak untuk menafsirkan gerak.

Somatosensory system mengirimkan sinyal-sinyal dari kulit, sendi, dan otot ke otak yang ditafsirkan dalam kaitannya dengan arah tarikan gravitasi bumi. Sinyal-sinyal menentukan posisi sikap (postur). Masukan dari setiap gerakan memperbarui data posisi tubuh ke otak secara konstan.

Sedangkan sistem penglihatan yaitu mata adalah sistem yang tidak perlu kita bahas karena semua orang normal menggunakan matanya.

Ketiga sistem tersebut biasanya setuju dengan informasi yang dihasilkan. Misalnya pada waktu berbaring terlentang, kita tahu bahwa permukaan tanah ada di belakang kita dan langit ada di depan kita atau pada waktu berdiri miring, kita tahu di sisi mana atas dan di sisi mana bawah.

Manusia dirancang untuk hidup di darat dengan orientasi ruang (spatial orientation) yang relatif hanya 2 dimensi (maju-mundur, kiri-kanan). Sedangkan pada waktu terbang, penerbang berada pada lingkungan 3 dimensi yang tidak biasa. Tubuh manusia biasanya bingung jika digerakkan secara 3 dimensi. Pada saat itu persepsi kita sangat bergantung pada informasi dari mata.

Coba anda menonton filem di bioskop Keong Mas di Taman Mini atau wahana pertunjukan sejenis di Dunia Fantasi, anda akan merasakan seolah-olah ikut berterbangan, menukik dan mendaki mengikuti gambar yang ada. Padahal dengan gambar di layar yang besar, yang terjadi adalah mata dipaksa untuk percaya dengan gambar yang kita lihat juga dengan cara mengganggu sensor/indera keseimbangan kita dengan menggerakkan kursi yang kita duduki.

Ilusi-ilusi Vestibular

Sebuah akselerasi cepat, seperti yang dialami selama tinggal landas, merangsang organ otolith dalam cara yang sama seperti memiringkan kepala ke belakang. Tindakan ini menciptakan ilusi somatogravic sehingga manusia merasa berada di sikap mendongak, terutama dalam situasi tanpa referensi visual yang baik. Penerbang yang bingung dapat mendorong hidung pesawat ke bawah (nose down) atau bahkan menukik/dive. Sebuah perlambatan cepat dengan cara mengurangi kecepatan dengan tiba-tiba dapat memiliki efek berlawanan, dengan hasil penerbang akan bingung dan menarik pesawat ke posisi mendongak atau stall attitude.

Leans

Jika pesawat dimiringkan ke satu arah dengan dengan perlahan dan konstan, lalu tiba-tiba dikembalikan ke posisi awal, maka orang akan merasa kebalikannya. Contohnya, dari posisi lurus pesawat dimiringkan ke kiri secara perlahan, lalu gerakkan sedikit ke kanan dengan cepat. Maka orang di pesawat yang tidak sadar pesawat dimiringkan ke kiri akan merasa pesawat tiba-tiba miring ke kanan. Jika penerbang tidak sadar keadaan ini maka penerbang akan dengan tidak sadar mencoba memperbaiki keadaan dengan menambah miring ke kiri yang malah memperburuk keadaan. Apalagi jika kemiringan ini diikuti dengan belokan (graveyard spin). Hal ini terjadi pada kecelakaan Adam Air 574.

Hal dalam contoh ini terjadi karena cairan di semicircular tube yang mengalir ke kiri terlalu perlahan, sehingga tidak diterjemahkan sebagai sebuah gerakan

>Dalam kehidupan sehari-hari, tubuh kita bergantung pada beberapa indera/sensor untuk mengetahui orientasi kita terhadap ruang. Misalnya kita berdiri tegak di sebuah ruangan, maka mata, telinga, hidung, kulit dan otot serta organ keseimbangan “vestibular” di dalam telinga kita memberi persepsi orientasi tubuh ke otak.<br />Biasanya organ visual/ mata adalah indera utama pada penerbang. Sedangkan indera dari organ <em>vestibular </em>(yang ada dalam telinga) dan <em>somatic</em> (kulit dan sendi) adalah indera kedua yang memberi informasi.</div>
<div align="justify"><br />Jadi ada 3 sistem utama yang menterjemahkan orientasi posisi dan arah tubuh kita:<br />
<ul>
<li><em>Vestibular system </em>— organ yang ada di dalam telinga yang mendeteksi keseimbangan.</li>
<li><em>Somatosensory system </em>— syaraf di kulit, otot dan sendi untuk merasakan posisi berdasarkan gravitasi, rasa dan suara.</li>
<li><em>Visual system</em> — mata.</li>
</ul>
</div>
<div align="justify">Sistem vestibular di telinga dalam memungkinkan penerbang untuk merasakan gerakan dan menentukan orientasi di lingkungan sekitarnya. Di dalam kedua telinga bagian dalam kiri dan kanan, tiga saluran setengah lingkaran (<em>semi circular canals)</em> berada pada sudut tegak lurus satu sama lain.</div>
<div align="justify"> 
<div style="text-align: center;"><img ondragstart="return false;" class="caption" title="Organ  Vestibular yang merasakan pitch, yaw dan roll" src="/images/stories/Teori/PPL/semicircular%20canal.jpg" alt="Organ Vestibular yang merasakan pitch, yaw dan roll" width="579" height="250" border="0" /></div>
</div>
<div align="justify">Setiap kanal berisi cairan dan memiliki bagian yang penuh dengan bulu-bulu halus. Gerakan percepatan ke arah manapun yang diterima tubuh manusia menyebabkan cairan mengalir dan bulu-bulu halus ini berbelok/bergerak, yang pada gilirannya merangsang impuls saraf, mengirimkan pesan ke otak. Saraf vestibular mengirimkan impuls dari utrikulus, saccule, dan saluran setengah lingkaran ke otak untuk menafsirkan gerak. <br /> </div>
<div> </div>
<div align="justify"><strong><em>Somatosensory system</em></strong> mengirimkan sinyal-sinyal dari kulit, sendi, dan otot ke otak yang ditafsirkan dalam kaitannya dengan arah tarikan gravitasi bumi. Sinyal-sinyal menentukan posisi sikap (postur). Masukan dari setiap gerakan memperbarui data posisi tubuh ke otak secara konstan. <br /><strong><img ondragstart="return false;" class="caption" title="Sensor Somatic (kulit dan  sendi)" src="/images/stories/Teori/PPL/ilusi%204.jpg" alt="Sensor Somatic (kulit dan sendi)" width="353" height="220" align="left" border="0" /></strong><br />Sedangkan sistem penglihatan yaitu mata adalah sistem yang tidak perlu kita bahas karena semua orang normal menggunakan matanya.<br /><br />Ketiga sistem tersebut biasanya “setuju” dengan informasi yang dihasilkan. Misalnya pada waktu berbaring terlentang, kita tahu bahwa permukaan tanah ada di belakang kita dan langit ada di depan kita atau pada waktu berdiri miring, kita tahu di sisi mana atas dan di sisi mana bawah.</div>
<div align="justify"> </div>
<div align="justify">Manusia dirancang untuk hidup di darat dengan orientasi ruang (spatial orientation) yang relatif hanya 2 dimensi (maju-mundur, kiri-kanan). Sedangkan pada waktu terbang, penerbang berada pada lingkungan 3 dimensi yang tidak biasa. Tubuh manusia biasanya bingung jika digerakkan secara 3 dimensi. Pada saat itu persepsi kita sangat bergantung pada informasi dari mata.</div>
<div align="justify"> </div>
<div align="justify">Coba anda menonton filem di bioskop Keong Mas di Taman Mini atau wahana pertunjukan sejenis di Dunia Fantasi, anda akan merasakan seolah-olah ikut “terbang”, “menukik” dan “mendaki” mengikuti gambar yang ada. Padahal dengan gambar di layar yang besar, yang terjadi adalah mata “dipaksa” untuk percaya dengan gambar yang kita lihat juga dengan cara “mengganggu”sensor/indera keseimbangan kita dengan menggerakkan kursi yang kita duduki.</div>
<div align="justify"> </div>
<div>Mata yang melihat layar yang lebar memberi informasi pada otak tentang sebuah orientasi ruang (Spatial Orientation) yang berbeda dengan sebenarnya sehingga terjadi Spatial Disorientation (Disorientasi ruang).<br />Sekarang masalahnya pada waktu terbang pada malam hari atau pada keadaan IFR, informasi dari mata sangat terbatas. Sehingga apa yang kita rasakan di organ keseimbangan (somatic dan vestibular) akan memberi informasi orientasi tubuh pada otak dan berpotensi memberi ilusi.<br /><img ondragstart="return false;" src="/images/stories/Teori/PPL/ilusi%207.jpg" alt="" width="594" height="275" border="0" />
<h2> </h2>
<p> </p>
<p align="center"><strong>Ilusi-ilusi Vestibular</strong></p>
</div>
<div align="justify"><strong>Ilusi Somatogravic <br /></strong></div>
<div align="justify"> </div>
<div align="justify"><img ondragstart="return false;" src="/images/stories/Teori/PPL/ilusi%205.jpg" alt="" align="left" border="0" />Sebuah akselerasi cepat, seperti yang dialami selama tinggal landas, merangsang organ <em>otolith</em> dalam cara yang sama seperti memiringkan kepala ke belakang. Tindakan ini menciptakan ilusi somatogravic sehingga manusia merasa berada di sikap mendongak, terutama dalam situasi tanpa referensi visual yang baik. Penerbang yang bingung dapat mendorong hidung pesawat ke bawah (<em>nose down</em>) atau bahkan menukik/dive. Sebuah perlambatan cepat dengan cara mengurangi kecepatan dengan tiba-tiba dapat memiliki efek berlawanan, dengan hasil penerbang akan bingung dan menarik pesawat ke posisi mendongak atau <em>stall attitude</em>. <br /><br /><strong>Leans</strong></div>
<div align="justify"> </div>
<div align="justify">Jika pesawat dimiringkan ke satu arah dengan dengan perlahan dan konstan, lalu tiba-tiba dikembalikan ke posisi awal, maka orang akan merasa kebalikannya. Contohnya, dari posisi lurus pesawat dimiringkan ke kiri secara perlahan, lalu gerakkan sedikit ke kanan dengan cepat. Maka orang di pesawat yang tidak sadar pesawat dimiringkan ke kiri akan “merasa” pesawat tiba-tiba “miring” ke kanan. Jika penerbang tidak sadar keadaan ini maka penerbang akan dengan tidak sadar mencoba “memperbaiki” keadaan dengan menambah miring ke kiri yang malah memperburuk keadaan. Apalagi jika kemiringan ini diikuti dengan belokan (graveyard spin). Hal ini terjadi pada kecelakaan Adam Air 574.</div>
<div align="justify"> </div>
<div align="justify">Hal dalam contoh ini terjadi karena cairan di semicircular tube yang mengalir ke kiri terlalu perlahan, sehingga tidak diterjemahkan sebagai sebuah gerakan.
<div style="text-align: center;"><img ondragstart="return false;" class="caption" title="Aliran cairan dalam tabung (tube) untuk merasakan gerak" src="/images/stories/Teori/PPL/ilusi%209.jpg" alt="Aliran cairan dalam tabung (tube) untuk merasakan gerak" width="562" height="172" border="0" /></div>
<br /><br /><img ondragstart="return false;" src="/images/stories/Teori/PPL/ilusi%201.jpg" alt="" align="left" border="0" /><strong>Ilusi Coriolis <br /></strong></div>
<div align="justify"> </div>
<div align="justify">Menggerakkan kepala secara tiba-tiba, terutama pada saat pesawat berbelok akan membingungkan mekanisme keseimbangan dalam telinga. Hal ini menyebabkan penerbang mengira pesawat bergerak secara tidak diinginkan dan akan “mengembalikan” posisi pesawat. Untuk menghindari ilusi ini, hindari untuk menggerakkan kepala secara tiba-tiba misalnya pada waktu mengambil sesuatu di belakang kita (tas, chart dll) atau mengambil sesuatu yang jatuh ke lantai kokpit.<br /><br /><strong>Graveyard spin<br /></strong></div>
<div align="justify"> </div>
<div align="justify">Graveyard Spin adalah ilusi yang dapat terjadi pada penerbang yang sengaja atau tidak sengaja masuk spin. Sebagai contoh, seorang penerbang yang memasuki putaran ke kiri awalnya akan memiliki sensasi berputar ke arah yang sama. Namun, jika terus berputar dalam spin ini, maka penerbang akan merasa putarannya berkurang.</div>
<div align="justify"> </div>
<div align="justify">Pada titik ini, jika penerbang memberikan rudder ke kanan untuk menghentikan spin ke kiri, penerbang tiba-tiba akan merasakan putaran ke arah yang berlawanan (ke kanan).</div>
<div align="justify"> </div>
<div align="justify">Jika penerbang yakin bahwa pesawat itu berputar ke kanan, maka responnya akan memberikan rudder  kiri untuk melawan sensasi putaran ke kanan. Namun, dengan menggunakan rudder kiri ini penerbang akan tidak sadar lalu masuk kembali ke spin kiri yang sebelumnya terjadi.</div>
<div align="justify"> </div>
<div align="justify">Jika penerbang memeriksa turn indicator, dia akan melihat penunjuknya menunjukkan berbelok ke kiri sementara perasaannya berbelok ke kanan. Ini menciptakan konflik sensorik antara yang dilihat oleh penerbang pada instrumen dan yang dia rasakan pada tubuhnya. Jika penerbang berkeyakinan sensasi tubuh bukan mempercayai instrumen, spin ke kiri akan berlanjut. Jika terlalu banyak ketinggian yang hilang sebelum ilusi ini disadari dan penerbang mengambil tindakan korektif, maka benturan dengan daratan tidak akan bisa dihindari.<br /> </div>
<div align="justify"><img ondragstart="return false;" src="/images/stories/Teori/PPL/ilusi%208.jpg" alt="" width="435" height="336" align="left" border="0" /><strong>Spiral graveyard</strong></div>
<div align="justify">Spiral graveyard lebih umum terjadi daripada Spin graveyard. Spiral graveyard terjadi karena pesawat yang berbelok miring dengan waktu yang lama baik sengaja ataupun tidak sengaja.</div>
<div align="justify"> </div>
<div align="justify">Sebagai contoh, seorang penerbang yang miring berbelok ke kiri awalnya akan memiliki sensasi berbelok ke arah yang sama. Jika berbelok ke kiri terus (~ 20 detik atau lebih), penerbang akan mengalami sensasi bahwa pesawat tidak lagi miring (<em>bank</em>) ke kiri. Pada titik ini, jika penerbang meluruskan sayap pesawatnya (<em>level flight</em>) maka tindakan ini akan menghasilkan sensasi bahwa pesawat berbelok dan miring (<em>turn and bank</em>) dalam arah yang berlawanan (ke kanan). Jika penerbang percaya ilusi berbelok ke kanan (yang bisa jadi sangat dia percayai), dia akan masuk kembali berbelok ke kiri dalam upaya untuk melawan sensasi berbelok ke kanan. Sayangnya, saat ini terjadi, pesawat sesungguhnya masih membelok ke kiri dan kehilangan ketinggian. Menarik tongkat kemudi dan menambah tenaga pesawat bukanlah ide bagus-karena hanya akan membuat pesawat makin berbelok ke kiri. Jika penerbang gagal untuk mengenali ilusi dan tidak me-<em>level</em>-kan sayap, pesawat akan terus kehilangan ketinggian, berbelok ke kiri dan memutar sampai menyentuh tanah. <br /><br /><strong>Pencegahan ilusi-ilusi:<br /></strong></div>
<div align="justify"> </div>
<div align="justify">Untuk mengurangi kemungkinan ilusi terjadi:</div>
<div align="justify">
<ul>
<li>Siapkan diri Anda sebelum penerbangan: Apakah penerbangan ini rawan ilusi? Misalnya terbang malam, IFR flight dll. Apa yang harus saya lakukan jika ada masalah? Apakah saya cukup sehat untuk terbang hari ini? Apakah saya cukup istirahat?</li>
<li>Minimalkan gerakan kepala pada saat terbang.  Selama anda melakukan instrument scanning dan melihat keluar, kurangi gerakan kepala apalagi secara tiba-tiba. Jika bisa, usahakan hanya mata yang bergerak, bukan kepala. Jangan banyak menggerakkan kepala pada waktu berbelok.  <strong>Berbelok dan bermanuver dengan halus dan dengan waktu singkat</strong>. </li>
<li>Gunakan visual horizon jika terlihat dan layak dilihat. </li>
<li>Gunakan instrument pesawat dan yakin dengan penunjukannya. Apalagi jika horizon tidak terlihat dan juga pada waktu anda tahu bahwa anda sedang merasakan ilusi atau disorientasi.</li>
</ul>
</div>
<div align="justify"> </div>
<div align="justify"><strong>Jika anda terperangkap dalam ilusi <br /></strong></div>
<div align="justify"> </div>
<div align="justify">Kapan pun, jika Anda mengalami sensasi membingungkan dalam penerbangan, scan SEMUA instrumen yang relevan sebelum menggerakkan kendali pesawat (dan harus percaya dengan bacaan instrument!) .</div>
<div align="justify"> </div>
<div align="justify">Mulailah dengan Attitude Indicator (AI). AI memberikan gambaran utama dari apa yang pesawat anda lakukan. Lihat di mana hidung, dan di mana sayap dalam kaitannya dengan cakrawala/horizon.</div>
<div align="justify"> </div>
<div align="justify">Lihat kecepatan (airspeed), kecepatan vertikal (vertical speed), dan ketinggian (altitude). Jika mereka menunjukkan kontrol yang tidak benar, ikuti langkah berikut:</div>
<div align="justify">
<ul>
<li>Lurus dan ratakan sayap (wing level )</li>
<li>Jika pesawat naik atau turun dengan cepat, pastikan anda tidak berada di <em>critical speed</em>. (V<sub>stall</sub>, V<sub>max</sub>, V<sub>mo</sub>, M<sub>mo</sub>)</li>
<li>Atur tenaga mesin untuk menyelaraskan kecepatan (airspeed) baru kemudian tarik atau dorong kendali pesawat untuk mengatur vertical speed.</li>
<li>V/S = Nol artinya pesawat tidak naik atau turun (terdengar aneh, sesuatu yang mudah yang tidak perlu diingat, tapi dalam keadaan kritis, melihat V/S indicator mungkin dapat menyelamatkan anda!)</li>
</ul>
<strong><img ondragstart="return false;" class="caption" title="Percaya pada instrument dapat menyelamatkan kita" src="/images/stories/Teori/PPL/instrument.jpg" alt="Percaya pada instrument dapat menyelamatkan kita" border="0" /></strong></div>	</div>

	
					</div>


										</div>
												</div>
				        				</div></div> <!-- end centercol -->
	        					</div></div></div></div></div></div> <!-- end jsn-maincontent -->
									<div id="jsn-rightsidecontent" class="span3 order2 ">
							<div id="jsn-rightsidecontent_inner">
								<div id="jsn-pos-right">
									<div class="-box box-blue jsn-modulecontainer"><div class="jsn-modulecontainer_inner"><div><div><h3 class="jsn-moduletitle"><span class="jsn-moduleicon">Artikel terkait</span></h3><div class="jsn-modulecontent"><ul class="relateditems-box box-blue">
<li>
	<a ondragstart="return false;" href="/artikel-mainmenu-29/peraturan-penerbangan-mainmenu-81/28-casr1/310-vfr-minimum-safe-altitude">
				VFR minimum safe altitude</a>
</li>
<li>
	<a ondragstart="return false;" href="/blog-mainmenu-9-60730/blogberita-pilot/409-9-menit-terpanjang-dalam-hidup-saya">
				9 Menit terpanjang dalam hidup saya</a>
</li>
<li>
	<a ondragstart="return false;" href="/blog-mainmenu-9-60730/blogberita-pilot/98-menaikkan-flap-diwaktu-yang-salah">
				Belajar dari kesalahan: Menaikkan flap di waktu yang salah</a>
</li>
<li>
	<a ondragstart="return false;" href="/artikel-mainmenu-29/teori-penerbangan-mainmenu-68/374-terbang-malam-bagian-1-penglihatan-manusia">
				Terbang malam bagian 1: Penglihatan Manusia</a>
</li>
<li>
	<a ondragstart="return false;" href="/artikel-mainmenu-29/teori-penerbangan-mainmenu-68/377-terbang-malam-bagian-2a-ilusi">
				 Terbang malam bagian 2a: Ilusi</a>
</li>
<li>
	<a ondragstart="return false;" href="/artikel-mainmenu-29/teori-penerbangan-mainmenu-68/401-terbang-malam-bagian-3-persiapan-terbang-malam">
				Terbang malam bagian 3: Persiapan terbang malam</a>
</li>

 

Advertisements

Integrasi Single Sign On OpenID pada Website berbasis PHP


OpenID adalah sebuah layanan identitas terpusat yang memungkinkan seseorang cukup mempunyai satu identitas untuk bisa mengakses berbagai macam website. Dengan mengintegrasikan aplikasi ini akan memudahkan user yang akan login pada website kita karena ia hanya perlu cukup mengingat satu account saja. Hingga saat ini OpenID sudah di dukung oleh website-webiste besar seperti Google, Yahoo, WordPress, VeriSign, AOL dll.

Pada OpenID terdapat dua tipe OpenID, yaitu OpenID sebagai identitiy provider dan OpenID sebagai client. OpenID sebagai identity provider adalah applikasi yang memberikan data user yang akan login kepada website yang menjadi OpenID client. Beberapa website yang sudah disebutkan di atas adalah website yang bertindak sebagai identity provider. Sedangkan contoh website yang menjadi OpenID client adalah Facebook, Sourceforge dll.

Dalam panduan berikut kita akan membuat website kita bertindak sebagai OpenID client side. Yang perlu diperhatikan adalah, OpenID menggunakan alamat url sebagai identitas user. Sebagai contoh Worpdress menggunakan http://nama_anda.wordpress.com/, Yahoo menggunakan http://me.yahoo.com/nama_anda dan Google menggunakan Blogspot sebagai OpenID url seperti http://nama_anda.blogspot.com.

Continue reading

Mengengembangkan Single Sign On System (SSO) menggunakan OAuth


OAuth merupakan sebuah protokol yang saat ini mulai banyak digunakan oleh penyedia layanan internet seperti Facebook, Yahoo, Twitter, Google dll. Protokol ini membantu sharing informasi dan sumberdaya pribadi seseorang dari suatu aplikasi ke aplikasi lainnya dengan cara yang lebih aman tanpa perlu user memberikan passwordnya. Untuk mendapatkan informasi ini, user terlebih dahulu harus memberikan izin kepada aplikasi pihak ketiga yang ingin mendapatkan informasi tentang dirinya.

OAuth 2.0 adalah pengembangan dari OAuth versi 1 yang dibuat dengan tujuan untuk menyederhanakan dan mempermudah proses alur pertukaran data. Walaupun demikian OAuth 2 sama sekali berbeda dengan OAuth versi 1 sehingga aplikasi yang baru mendukung versi 1 tidak lagi bisa digunakan. Provider yang masih menggunakan OAuth versi 1 diantaranya Yahoo, Google dan Twitter. Sedangkan yang sudah mendukung versi 2 adalah Facebook, Google (experimental) dan Github. Untuk selanjutnya pembahasan dalam artikel ini hanya menitikberatkan pada OAuth 2.0.

Dalam proses ini setidaknya terdapat dua aplikasi yang saling berinteraksi satu sama lain. Aplikasi yang menyediakan sumberdaya disebut OAuth Provider dan yang menerima disebut OAuth client.

Continue reading

Elearning


Di Inggris banyak sekolah yang membuat design dan program teknologi sebagai bagian dari pengembangan kurikulum untuk melatih problem solving (pemecahan masalah) dan mengembangkan kreatifitas anak-anak. Anak-anak lebih suka bergerak (mobile), laptop, internet, video dan sosial media untuk mengklarifikasi keraguan mereka dan untuk melakukan tugas-tugas mereka.

Pendidikan online di bingkai untuk mengatasi kesenjangan ketrampilan dan mendapatkan perhatian dari pelajar di seluruh dunia.

Adaptive learning, virtual classroom, Massive Open Online Course(MOOC), synchronous learning, asynchronous learning, blended learning, flipped classroom, self-directed learning,  learning management system, cloud based learning, mobile learning, course management system, e-learning and Gamification adalah konsep teknologi yang guru butuhkan untuk mentraining siswa pada generasi ini

 

Ibadah


AYAT 56

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ

“Dan tidaklah Aku ciptakan Jin dan Manusia kecuali untuk beribadah kepadaku” (Q.S adz-Dzaariyaat ayat 56)

Semua dimensi kehidupan manusia seharusnya adalah ibadah

Jika di dalam al-Quran dan hadits terdapat perintah terhadap sesuatu, maka sesuatu itu adalah ibadah. Jika Allah dan RasulNya melarang sesuatu, maka meninggalkan sesuatu itu adalah ibadah.

Perintah Allah itu adalah menjadi sebab manusia berbuat atau beramal, dalam berbuat atau beramal yang harus diperkuat adalah sebabnya.

Ada sekian hal yang Allah lepas pada manusia untuk menjadi perintah sebab, semakin kuat sebabnya semakin dekat rahmat Allah, itu sebabnya kenapa seberat apapun urusan Rasullah itu yang diperkuat pertama kali oleh Rasullah adalah sebabnya.

perintah Allah baik yang bersifat Rububiyyah (rezeki, kekuasaan) biasanya ayatnya diawali kata yaa ayuhannas, maupun yang bersifat uluhiyah (ibadah) biasanya ayatnya yaa ayuhaladzina amanu.

ketika di dunia Ibadah adalah penyempurna perintah NYA untuk mendapatkan rahmat NYA. Jika kita sudah mendapatkan rahmat Allah maka ibadah itu merupakan karunia yang diberikan ke umat muslim.

Ketika di syurga Ibadah adalah karunia yang diberikan kepada umat Muslim untuk mendapatkan rahmat NYA, karena non muslim pasti tidak di syurga.

Jadi jika kita sudah disurga maka kita akan sangat bersyukur karena kita sudah diberikan karunia ibadah tersebut.

Ibadah harus dengan ilmu

54 % Muslim selalu shalat dan tidak pernah meninggalkan shalat

23 % Pernah meninggalkan shalat kadang-kadang

9,6 % yang selalu mengaji

15 % sering mengaji

karena ilmu itu adalah pintu orang menjadi benar, maka setan lebih fokus ke orang yang mengaji.

orang yang tobatnya diujung seringkali mengabaikan perkara-perkara sederhana yang mendasari perkara pokok.

  1. belajar najis diabaikan karena fokus belajar shalat.
  2. belajar wudhu diabaikan, fokus ke khusyu shalat

 

Tauhid


A.Pengertian Rubûbiyyah Dan Ulûhiyyah Serta Ayat-ayat Yang Berkenaan Dengannya

Rubûbiyyah adalah bahasa Arab yang kata dasarnya terdiri atas huru-huruf “râ-bâ” yang mempunyai beberapa arti dasar sebagai berikut: “Ishlâhu al-Syay’i wa al-Qiyâmu ‘alayh” (memperbaiki sesuatu dan menjaganya). Di sini kata “al-Rabb” berarti al-Mâlik” (pemilik), “al-khâliq” (pencipta), dan “ash-Shâhib “(yang empunya).

Kata “al-Rabb” diartikan dengan memperbaiki sesuatu, seperti dalam kata: “rabba fulânun dhay’atah” (si Anu memperbaiki  pekarangannya). Kalimat ini diungkapkan apabila orang tersebut menjaga perbaikan pekarangannya.

Kata “al-Rabb” digunakan untuk Allah Swt., karena dia memperhatikan kebaikan hal ihwal makhluk-Nya. Sedangkan kata “ribbiy” berarti orang yang mengenal “al-Rabb”. Kata “al-rabỉb” berarti anak tiri laki-laki atau “al-rabỉbah” berarti anak tiri perempuan. Kata “al-rabb” berarti orang yang mengurusi anak tiri.

Selanjutnyan, “luzûm al-syay’i wa al-Iqamah ‘alayh” (melazimi sesuatu dan mengawasinya). Pengertian ini masih sesuai dengan arti dasar yang pertama, yaitu untuk menjaga kebaikan dan perbaikan sesuatu, harus diadakan pengawasan dan konsisten. Orang dapat mengatakan kalimat berikut: “Arabbat al-Sahâbah bi hadzih al-Baldah” (awan selalu melindungi negeri ini). Kalimat ini diungkapkan apabila awan itu selalu ada. Termasuk dalam arti yang kedua ini, ungkapan: “al-Syâh al-Rubbâ” (kambing yang dikurung di rumah untuk diambil air susunya, apabila kambing itu menetap di rumah). Frasa ini dapat pula berarti kambing yang baru melahirkan yang memelihara anaknya.

Continue reading

Hujan sebagai analogi rizki


Hujan

مَا يَفْتَحِ اللَّهُ لِلنَّاسِ مِنْ رَحْمَةٍ فَلَا مُمْسِكَ لَهَا وَمَا يُمْسِكْ فَلَا مُرْسِلَ لَهُ مِنْ بَعْدِهِ وَهُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ

Apa saja yang Allah anugerahkan kepada manusia berupa rahmat, maka tidak ada seorang pun yang dapat menahannya; dan apa saja yang ditahan oleh Allah maka tidak seorangpun yang sanggup melepaskannya sesudah itu. dan Dialah yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (QS. Fathir: 2).

يَا أَيُّهَا النَّاسُ اذْكُرُوا نِعْمَةَ اللَّهِ عَلَيْكُمْ هَلْ مِنْ خَالِقٍ غَيْرُ اللَّهِ يَرْزُقُكُمْ مِنَ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ

Hai manusia, ingatlah akan nikmat Allah kepadamu. Adakah Pencipta selain Allah yang dapat memberikan rezki kepada kamu dari langit dan bumi?” (QS. Fathir: 3)

قُلْ مَنْ يَرْزُقُكُمْ مِنَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ قُلِ اللَّهُ
Katakanlah: “Siapakah yang memberi rezeki kepadamu dari langit dan dari bumi?” Katakanlah: “Allah.” (QS. Saba’: 24)

Bahwa rezeki bisa dari langit dan dari bumi,

rezeki dari langit :

  • Hujan
  • Besi, emas, dan logam lainnya berdasarkan penelitian besi berasal dari luar angkasa, ketika meteor menabrak bumi jutaan tahun yang lalu
  • Frekuensi, pengunaan frekuensi saat ini juga merupakan rezeki
  • Atau mungkin masih banyak rezeki lain diatas sana, diplanet-planet diluar angkasa

rezeki dari bumi :

  • Tumbuhan
  • Minyak bumi
  • Hasil tambang
  • Atau mungkin masih banyak rezeki lain dibawah sana, karena masih banyak yang belum di eksplore dibawah bumi

Ibadah manusia sesungguhnya adalah untuk memancing rahmat Allah, Ibadah adalah penyempurna perintah Allah untuk mendapatkan rahmat, perintah Allah baik yang bersifat Rububiyyah (rezeki, kekuasaan) maupun yang bersifat uluhiyah (ibadah).

Continue reading

Ramadhan


Doa rasulullah kepada keponakannya Ibnu Abbas :
اللهم فقهه فى الدين و علمه التاءويل
Ya Allah, fahamkanlah ia (ibnu abbas) dalam semua permasalahan agama, dan berikanlah ia ilmu untk bisa menta’wilkan (tafsirkan al qur’an)

Ketika berdoa bisa menggunakan isim domir nahnu ma’al ghoir :

اللهم فقهنا فى الدين وعلمنا التاءويل
Allahumma faqqihna fiddin wa ‘allimnat ta’wil

Ya Allah, fahamkanlah kami dalam semua permasalahan agama, dan berikanlah kami ilmu bisa menta’wilkan (menafsirkan al qur’an)⁠⁠⁠⁠

Ayo siap2 meraih malam penetapan Allah, malam penuh berkah, diawali dari maghrib sampai subuh, detik demi detik sama waktunya semua diberkahi Allah,
Carilah maka akan dapat lailatul qadar
Ayo :
– i’tikaf
– baca al-qur’an
– ngaji tentang kajian islam
– banyakin doa
Allahumma innaka afuwwun kariim tuhibbul afwa fa’fu ‘anni
اللهم انك عفو كريم تحب العفو فاعف عني
Allahumma inna nas-aluka ridhoka wal jannah wa na’udzubika min sakhotika wan naar
اللهم انا نسالك رضاك والجنة ونعوذ بك من سخطك و النار

Plan(review) Vs. Actual Plan


Dalam analisis akuntansi dan keuangan, perbedaan antara rencana dan aktual disebut varians.
varian dapat memiliki nilai positif (baik) atau negatif (buruk).

Positif Varian

  • Jika selisihnya sebagai angka positif.
  • Jika Anda menjual lebih dari yang direncanakan, itu positif. Jika keuntungan lebih tinggi dari yang direncanakan, itu positif juga. Jadi untuk penjualan dan keuntungan, varians adalah hasil aktual dikurangi nilai yang direncanakan.
  • Untuk biaya dan pengeluaran, pengeluaran yang kurang dari yang direncanakan positif, jadi varians positif berarti jumlah sebenarnya kurang dari jumlah yang direncanakan. Untuk menghitungnya, kurangi biaya yang direncanakan dengan hasil aktual dari biaya

Negatif Varian

  • Jika selisihnya sebagai angka negatif.
  • Bila penjualan atau keuntungan kurang dari yang direncanakan, itu negatif. Anda menghitung varians pada penjualan dan keuntungan dengan mengurangi hasil aktual dengan nilai rencana.
  • Bila biaya atau pengeluaran lebih dari yang direncanakan, itu juga negatif. Sekali lagi, Anda mengurangi nilai yang direncanakan dengan hasil aktual  .

Contoh sales varian

sales-variance-analysis

contoh expenses varian

expense-variance-analysis.jpg

Analyzing the Marketing Expense Case

Continue reading

77 Cabang Iman


Al Imam Abu Bakar Al Baihaqy Rahimahullah telah menyebutkan tujuh puluh tujuh (77) cabang IMAN, secara ringkas cabang-cabang IMAN tersebut adalah sebagai berikut :

  1. Iman kepada Allah Azza wajalla
  2. Iman kepada para Rasul Alaihissholatu wassalam
  3. Iman kepada kepada para Malaikat
  4. Iman kepada Al Qur’an Al Karim dan seluruh kitab yang diturunkan
  5. Iman kepada taqdir, apakah itu baik atau buruk berasal dari Allah Azza wajalla
  6. Iman kepada hari akhir
  7. Iman kepada kebangkitan setelah kematian
  8. Iman kepada pengumpulan seluruh manusia di padang mah-syar setelah dibangkitkan dari kuburannya
  9. Iman bahwasanya kampungnya orang-orang beriman adalah surga dan kampungnya orang-orang kafir adalah neraka
  10. Iman kepada wajibnya mencintai Allah Azza wajalla
  11. Iman terhadap wajibnya takut kepada Allah Azza wajalla
  12. Iman terhadap wajibnya penuh harap kepada Allah Azza wajalla
  13. Iman terhadap wajibnya tawakkal kepada Allah Azza wajalla
  14. Iman kepada wajibnya mencintai Nabi Shollallahu ‘alaihi wasallam
  15. Iman kepada wajibnya mengangungkan, memuliakan dan menghormati Nabi Shollallahu ‘alaihi wasallam dengan tidak melampaui batas
  16. Kecintaan seseorang terhadap agamanya sehingga dia lebih mencintai dilemparkan ke dalam api dari pada kufur
  17. Menuntut ilmu, yaitu mengenal Allah Subhanahu wata’ala, mengenal agama-Nya dan mengenal Nabi-NyaShollallahu ‘alaihi wasallam, dengan berdasarkan dalil
  18. Menyebarkan ilmu dan mengajarkannya kepada orang lain
  19. Mengangungkan Al Qur’an Al Karim; dengan mempelajarinya, mengajarkannya, menjaga batasan-batasannya, hukum-hukumnya, ilmu halal dan haramnya, serta memuliakan ahlinya dan dengan menghafalnya.
  20. Bersuci dan menjaga serta memperhatikan wudhu
  21. Menjaga dan memperhatikan sholat lima waktu
  22. Menunaikan zakat
  23. Puasa; wajib dan sunnah
  24. I’tikaf -berdiam di masjid-
  25. Haji
  26. Jihad di jalan Allah Azza wajalla
  27. Ribath -menjaga wilayah perbatasan- di jalan Allah Azza wajalla
  28. Bertahan menghadapi musuh dan tidak lari meninggalkan medan perang
  29. Membayar seperlima dari ghanimah -rampasan perang- kepada imam, atau penggantinya bagi yang memperoleh ghanimah
  30. Memerdekakan budak dengan bentuk mendekatkan diri kepada Allah Azza wajalla
  31. Membayar kaffarah -tebusan- yang wajib karena kejahatan -pidana-; Kaffarah dalam Al Qur’an dan Assunnah ada empat :
    1. Kaffarah pembunuhan
    2. Kaffarah dzhi-har
    3. Kaffarah sumpah
    4. Kaffarah berhubungan suami istri pada saat puasa ramadhan
  32. Menunaikan, memenuhi seluruh akad [perjanjian yaitu apa saja yang Allah halalkan, haramkan, dan wajibkan serta seluruh batasan-batasan di dalam Al Qur’an]
  33. Menyebut-nyebut dengan pujian akan ni’mat Allah Azza wajalla, dan apa saja yang wajib disyukuri
  34. Menjaga lisan dari perkataan yang tidak dibutuhkan
  35. Menjaga amanah, dan wajib menunaikannya kepada yang berhak -pemiliknya-
  36. Haramnya membunuh jiwa dan berlaku hukum tindak pidana kejahatan atasnya
  37. Haramnya kemaluan -zina- dan wajibnya menjaga kehormatan
  38. Mengepalkan tangan -tidak menyentuh- harta haram; termasuk didalamnya : haramnya mencuri, merampok, memakan suap -sogok-, dan memakan apa saja yang secara syar’i bukan haknya.
  39. Wajibnya wara’ -menahan diri- dalam hal makanan dan minuman, serta menjauhi apa saja yang tidak halal dari makanan dan minuman tersebut
  40. Meninggalkan pakaian dan mode serta perabot yang diharamkan dan makruh
  41. Haramnya permainan-permainan dan hiburan-hiburan yang bertentangan dengan syariat
  42. Sederhana -hemat- dalam nafkah -belanja- dan haramnya memakan harta dengan cara yang batil
  43. Meninggalkan dendam dan dengki serta iri dan hasad
  44. Haramnya -menjatuhkan- kehormatan orang lain, dan wajibnya meninggalkan apa saja yang menjatuhkan kehormatan orang lain
  45. Beramal Ikhlas hanya karena Allah Azza wajalla, dan meninggalkan riya’
  46. Senang dengan kebaikan dan sedih dengan keburukan
  47. Mengobati setiap dosa dengan taubat nashu-hah
  48. Menyembelih Qurban, dan intinya adalah : Al Hadyu, Al Udhiyah dan Aqiqah
  49. Taat kepada Ulil Amri
  50. Berpegang teguh dengan Al Jama’ah
  51. Menetapkan keputusan hukum diantara manusia dengan adil
  52. Amar Ma’ruf dan Nahi Mungkar
  53. Saling tolong menolong diatas kebaikan dan taqwa
  54. Malu
  55. Berbakti kepada kedua orang tua
  56. Silaturahmi
  57. Akhlaq yang baik
  58. Berbuat baik kepada budak
  59. Hak Tuan yang wajib ditunaikan oleh budaknya
  60. Menegakkan hak-hak anak dan keluarga lainnya
  61. Dekat kepada ahli agama, mencintai mereka, menebarkan salam dan berjabat tangan dengannya
  62. Menjawab salam
  63. Menjenguk orang sakit
  64. Menyolati jenazah ahlul qiblat -kaum muslimin-
  65. Mendoakan orang yang bersin -jika mengucapkan “Alhamdulillah”-
  66. Menjauhi orang-orang kafir dan pembuat kerusakan serta tegas terhadap mereka
  67. Memuliakan tetangga
  68. Memuliakan tamu
  69. Menutupi -aib- para pelaku dosa
  70. Sabar terhadap musibah serta dari segala sesuatu yang dicabut dari jiwa berupa kelezatan dan kesenangan
  71. Zuhud dan pendek angan-angan -dalam masalah dunia-
  72. Cemburu dan tidak membiarkan anak atau istrinya bercampur baur dengan lelaki lain
  73. Berpaling dari sikap ektrem -melampaui batas-
  74. Dermawan dan murah hati
  75. Menyayangi yang muda dan menghormati yang tua
  76. Mendamaikan antara dua orang yang bertikai
  77. Seseorang mencintai bagi saudaranya yang muslim apa yang dia cintai bagi dirinya, dan tidak senang ada pada saudaranya sesuatu yang dia tidak senangi bagi dirinya, termasuk dalam hal ini adalah : menyingkirkan gangguan di jalanan, sebagaimana yang di-isyaratkan dalam hadits sebelumnya.

Referensi :
Syu’ab Al Iman karya Al Imam Abu Bakar Al Bayhaqi (Wafat 458H)
Aqidah Al Muslim fie Dhou’ Al Kitab was Sunnah karya Syaikh Sa’id bin Ali bin Wahf Al Qoh-thony